Apa Itu Kecemasan ?

Sebenarnya, apa sih kecemasan itu? Kecemasan adalah emosi yang membantu kamu merespons bahaya yang akan datang. Emosi ini penting karena akan membantu melindungi kamu dari potensi bahaya. Ketika kamu mengalami reaksi cemas, zat adrenalin akan dilepaskan di otak kamu dan mempersiapkan tubuhmu untuk reaksi ‘hadapi atau hindari (fight or flight)’. Namun, bagi beberapa orang, kecemasan justru memiliki pengaruh yang terlalu besar: kamu bisa jadi takut akan hal-hal yang tidak berbahaya. Bagi orang dengan kecemasan berlebihan, tubuh mereka akan tetap menanggapi situasi-situasi tidak berbahaya tersebut dengan kecemasan. Karena pikiran kamu akan menganggap situasi ini sebagai ‘bahaya’, kamu akan mulai menghindarinya. Tapi, dengan menghindari situasi yang mencemaskan ini, kecemasanmu tidak akan berkurang, loh!

Baca artikel lainnya tentang kecemasan

Karakteristik kecemasan sebenarnya berbeda-beda bagi setiap orang, namun karakteristik umum kecemasan adalah:

  • Banyak kekhawatiran tanpa alasan yang begitu jelas.
  • Merasa cemas dan tegang untuk waktu yang lama.
  • Terjadinya gejala fisik seperti berkeringat, gemetar dan pusing.
  • Menghindari situasi atau tempat di mana kamu tidak merasa nyaman.
  • Takut kehilangan kendali dan perilaku kompulsif.
  • Selalu takut sakit.
  • Kecenderungan untuk merenungkan peristiwa/situasi yang tidak menyenangkan.

Penghindaran

Kamu harus mengingat bahwa jika kamu menghindari situasi ini, kamu tidak akan menyelesaikan kecemasan kamu. Mungkin, kamu bisa saja merasa nyaman dalam jangka waktu pendek karena kamu tidak merasa cemas dengan menghindarinya. Tapi, sayangnya hal ini akan berdampak sebaliknya dalam jangka panjang. Namun, kamu tidak akan belajar mengatasi kecemasanmu dengan cara ini. Ketika kamu mencari tahu dan belajar mengenai situasi yang membuatmu cemas, kamu akan menyadari bahwa perasaan cemas itu akan mulai berkurang dan tidak terasa begitu realistis lagi. Menahan godaan untuk menghindari situasi yang membuatmu cemas dan berani menghadapi situasi ini memainkan peran sentral dalam pengobatan gangguan kecemasan.

Perilaku keselamatan

Perilaku keselamatan adalah perilaku yang digunakan untuk mengurangi kecemasan yang kamu alami di waktu-waktu tertentu. Hal ini membuat kamu merasa aman, tapi juga memperkuat gagasan bahwa, tanpa perilaku ini, kamu tidak dapat mengurangi kecemasan.  Untuk memahami perilaku keselamatan ini lebih baik, ini dia beberapa contohnya:

  • Memegang ponsel kamu di tangan ketika pergi keluar
  • Membawa sebotol air bersamamu
  • Hanya berani pergi ke supermarket dengan pasangan kamu
  • Hanya mau pergi ke gym ketika sedang sepi
  • Melihat ke bawah
  • Minum obat sebelum melalui situasi yang membuatmu merasa cemas atau gugup
  • Mengatur rambut di depan wajah
  • Memeriksa detak jantung di pergelangan tangan atau lehermu
  • Tidak ingin menarik perhatian
  • Memakai banyak riasan
  • Membawa pil anti-kecemasan
  • Selalu membawa nomor telepon dokter

Nah, karena tanpa melakukan hal-hal ini kamu akan merasa cemas, perilaku kecemasan sebenarnya berefek kontraproduktif dalam jangka panjang. Karena itu, kamu akan mengurangi penggunaan perilaku keselamatan dalam pengobatan gangguan kecemasanmu bersama HatiPlong.

Bersama psikolog kami, kamu akan mencari tahu bentuk perilaku keselamatan yang sering kamu lakukan. Nah, apakah kamu sudah mengenali beberapa diantaranya?

Sumber: Keijsers, G. P. J., Van Minnen, A., Verbraak, M., Hoogduin, C. A. L. & Emmelkamp, ​​P., (2017). Protocollaire behandelingen voor volwassenen met psychische klachten.