Share with on:

Artikel Pustaka

Cara Sehat Menghadapi Kritik

Pustaka Gaya Hidup Cara Sehat Menghadapi Kritik (1)

Kritik merupakan sesuatu yang tidak dapat kita hindari. Semua manusia akan menemui suatu titik dimana ia menerima kritik dari orang lain. Sayangnya, kita tidak pernah diajarkan sebelumnya bagaimana cara yang sehat dalam menghadapi kritik sehingga masukan yang kita terima dapat memperbaiki hidup kita, bukan justru menghancurkan kepercayaan diri kita. 

Akhir-akhir ini di media sosial, rasanya sering dijumpai kalimat motivasi yang menyarankan kita untuk tidak memperdulikan apapun yang dipikirkan atau dikatakan oleh orang lain. Artikel ini tentunya bukan tentang itu, karena kenyataannya manusia pada dasarnya peduli akan bagaimana orang lain memandang dirinya. Namun kita dapat menerapkan beberapa cara yang sehat ketika dihadapkan dengan kritik, diantaranya:

  1. Menyadari dan memahami pendapat siapa saja yang penting untuk didengarkan dan mengapa. 

Penting bagi kita untuk menyadari dan memahami pendapat siapa saja yang layak untuk kita dengarkan dan kita jadikan masukan untuk memperbaiki kehidupan kita. Tentunya hanya sedikit orang-orang yang dapat kita percaya untuk memberikan kritik yang jujur dan disampaikan demi kebaikan kita, sehingga hanya orang-orang tersebutlah yang pendapatnya layak untuk kita dengarkan dan pertimbangkan untuk memperbaiki diri. 

  1. Mengenali diri

Akan lebih mudah bagi kita untuk membedakan kritik-kritik mana yang layak untuk kita dengarkan atau tidak kita hiraukan ketika kita sudah betul-betul mengenali diri kita sendiri, alasan kita melakukan hal yang kita jalani, nilai-nilai, dan apa yang kita inginkan. 

  1. Menyadari bagaimana cara kita berbicara dengan diri sendiri
  2. Sayangnya, terkadang orang yang paling sering mengkritik kita adalah diri kita sendiri. Mungkin kritik-kritik yang kita sampaikan ke diri kita sebelumnya merupakan suara kritik dari orang terdekat yang kita dengarkan terus menerus dan lama-lama ter internalisasi ke dalam diri kita. Ketika kita menyadari bagaimana cara kita berbicara dengan diri sendiri, kita dapat mencoba mempelajari ulang dialog-dialog baru yang lebih positif ketika berbicara dengan diri kita sendiri. 

 

Resources:

Smith, J. (2022). Why Has Nobody Told Me This Before?. London: Penguin Random House.

Bagikan artikel ini

curhat line